Sabtu, 15 Februari 2014

Sederhana

Diposting oleh kheptin di 17.28 0 komentar
 22:33

 Aku mencintaimu dan kau mencintaiku.Sederhana bukan? Tapi akankah perjalanan saling mencintai itu sederhana?. Entahlah, aku belum pernah merasakan hal seserius itu.
 Aku hanya ingin menulis apa yang kita saling tulis dalam mencintai.Kita menganggap bahwa kita satu frekuensi.Ya.. aku fikir boleh saja, itu hak setiap insan yang saling mencintai.Kau berkata dari setiap ketik jarimu bahwa aku eksotis seperti sinar mentary yang menghujam kamarmu melalui celah-celah kamar.Sehingga kaupun terbangun.Dan itulah yang membuatmu bersyukur.
 Sayangnya sinar mentary belum tentu bisa melakukan hal itu.Hanya atas kuasa pencipta kita akan bertemu dan saling membangunkan.Mentary mungkin hanya melewati pori-pori dinding,Entah seberapa cepat dia bisa membuatmu terjaga sebelum akhirnya kau terlambat.
 Kau merasa jika sudah mematrinya dalam hatimu.Lalu, apakah kau mampu menahannya?. Aku mencoba mematahkan argumenmu bahwa patri hanyalah patrian yang bisa dirubah seenaknya. Tergantung jalan yang kau tempuh sayang.
 Tapi kau menjawabnya seolah benar benar meyakinkanku dan mempertegas ucapan dari semua anganmu; angan kita.
"Aku mencintaimu dan menyayangimu apa adanya dan dalam kesederhanaan yang kita ciptakan", tanganmu mulai berbicara.Kau membuatku terdiam.
 "Dalam doaku, aku selalu menyebutmu; salah satu orang terkasihmu.Semoga selalu dalam perlindungan -Nya disetiap pejaman mata.Dan sukma kita saling bertatap muka.Bahagia dimasa yang akan datang", jari jemarimu semakin mempertegas.
Semua ini ungkapan sekaligus doa kita.Sosok pria yang belum sepenuhnya pria;kau.Dan sosok setengah wanita dari satu bagian wanita; aku.

23:08
 

m e n t a r y ✿ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos