Sabtu, 10 Mei 2014

Mata Anak Panah

Diposting oleh kheptin di 21.16 0 komentar

Kau tak lagi orang baru dihidupku
Tetapi kau yang sering membuat ku ragu 
Ketika tajamnya besi dapat menahan semua pikiranku
Membuat semua seolah menjauh dan akan kembali menjadi abu

Datang untuk memberi tetapi pergi untuk menerima

Kau tak mengerti yang sebenarnya,
Dan setajam apa mata panahmu itu
Kau akan mengasahnya,
Dikala mata panah mulai tumpul
Kau rela lakukan semua
Demi sehela nafas yang tak lagi bernafas

Secara tak kasat mata, kau bahagia
karena mata panahmu berhasil, 
berhasil menyita keindahan dunia dari yang tak berdosa

Tetapi tahukah kau apa yang akan selalu hadir selanjutnya?
Yang selalu hadir hanya tangis dalam mata;panah
Kau tak mengerti, siapa yang selalu bersentuhan dengan nyawa?
Kau tak mengerti, apa yang dirasakan bila tak bisa lagi untuk meminta maaf?
Bahkan,
Apakah kau tak mengerti bila rasanya hidup seperti anak panah?
Selalu diasah penuh kasih sayang, untuk menyita kasih sayang

Semua fatamorgana yang sulit untuk menjadi tak semu

Anggap saja semua benda didunia ini hidup
Dan hanya imajinasi dan hati yang dapat berbicara

 

m e n t a r y ✿ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos