Kamu tahu bagaimana rasanya hanya bisa melihat jemari yang menari?
Kalau rasanya mendengar setiap tekanan hitam dan putih, bagaimana?
Hanya mendengar nanti atau itu tidak terlalu penting. Miris.
Sampai diri terisis, tetap saja sepi tidak ada basa basi.
Sampai kapan diri harus bersembunyi diantara bilik-bilik sepi?
Haruskah aku pergi dengan diri lainnya?
Kalau rasanya mendengar setiap tekanan hitam dan putih, bagaimana?
Hanya mendengar nanti atau itu tidak terlalu penting. Miris.
Sampai diri terisis, tetap saja sepi tidak ada basa basi.
Sampai kapan diri harus bersembunyi diantara bilik-bilik sepi?
Haruskah aku pergi dengan diri lainnya?