Kamis, 05 September 2013

Hari ini, Kaupun seperti ini

Diposting oleh kheptin di 06.54 0 komentar
Dariku yang mungkin tidak akan kau kenang selamanya...

Dulu yang tak akan pernah ada,

Ketika matahari masih berada dipenantiannya.Aku menunggumu di sini, dibukit yang pernah kau sebut dulu.Menunggumu bersama angin pagi yang meresap kedalam pori-pori.Begitu pula dengan tetesan embun yang selalu hadir.
Kali ini kau datang terlambat.Tapi aku tak mempermasalahkan hal itu, asal kau sudah ada disampingku aku pasti bahagia.
Sebenarnya diantara angin-angin yang memainkan rambutku ada pesan terselubung dariku untukmu.Banyak pertanyaan yang membuat penasaran, membuatku harus menangis disetiap bayangan kau akan meninggalkanku.Sayangnya, selalu saja waktu yang kurasa tak tepat.Waktu sangat cepat berputar.Mungkin karena keegoisanku, hanya ingin mengisi dengan hal yang menyenangkan, ingin bersamamu lebih lama sebelum akhirnya waktu yang membuat kita terpisah dan tangis yang membuatku harus menyerah.
Burung berkicau semakin merdu, apakah burung itu tahu apa yang kurasakan dan ingin menghiburku?.Atau...itu sebagai tanda kehadirang seorang laki-laki berpostur tinggi berkulit putih?... Aku lihat dari kejauhan..benar adanya dia datang.Segera aku hapus embun yang menutupi pipiku dan menyambutnya dengan senyum.Balasan senyumnya tak pernah berubah, senyum penuh makna yang misterius.
Menikmati cahaya pagi dan angin yang selalu mengajakku kedalam setiap arah dan tujuan pasti.Diantara rerumputan hijau yang memberikan kesan kebebasan dan burung-burung dengan nada-nada kicauan merdu, kita duduk berdua.Disini aku mencoba berkompromi dengan angin.Aku harap saat tak ada angin, akulah yang menjadi angin, meniup setiap hembusan pertanyaan untukmu.Dan saat angin bertiup kembali kau harus menjawabnya dengan jujur.Saat itulah aku akan bertukar hati dengan daun yang gugur oleh angin.Berjaga-jaga hati,agar aku tidak marah atas sikapmu  yang tak seperti anggapanku,layaknya daun yang tak pernah menyalahkan angin yang membuatnya terhempas jauh ketempat yang tak semestinya.Apa daya, angin hanyalah angin tak mungkin mau hidup bekerja sama dengan manusia.Semua bisa jadi sia-sia dengan kebahagian terdalam sebelumnya.

Apakah aku mengikuti angin yang salah? tidak mengarahkan pada arah dan tujuan yang tak pasti? 
Andai itu angin yang benar,mengapa semua terasa AMBIGU?

 - Untukmu yang akan selalu kukenang... -

Kamis, 22 Agustus 2013

A Thousand Years

Diposting oleh kheptin di 01.54 0 komentar

Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid
To fall
But watching you stand alone
All of my doubt
Suddenly goes away somehow
One step closer

I have died everyday
waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

Time stands still
beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything
Take away
What's standing in front of me
Every breath,
Every hour has come to this
One step closer

I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more
And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more
One step closer
One step closer

I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid,
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more
And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

Kamis, 15 Agustus 2013

Dia hari ini

Diposting oleh kheptin di 23.28 0 komentar

Sebagai manusia normal pada umumnya, khususnya perempuan nggak jarang merasa jatuh cinta pada pertemuan pertama.Tapi seringkali pertemuan itu hanya singkat dan belum sempat membicarakan suatu hal apapun.Jarang yang bisa berlanjut dalam pembicaraan yang jelas.Seperti saat aku mulai menemui tempat baru dengan orang yang belum pernah aku kenal.Disitulah aku bisa merasakan ketenangan, kenyamanan, dan kekeluargaan yang berbeda dengan sebelumnya.

Sampai kamu mengirim pesan.Pesan singkat yang jelas,padat dan akurat.aku menurut saja sesuai isi pesan, dan hampir semuanya aku lakukan.Supaya komunikasi tetap terjaga.Dari beberapa kali pertemuan, kita saling kenal, kita saling bertukar pendapat.Nyaman, ya! itu yang aku rasakan.Mungkin karena aku bertujuan sama sepertimu.Bisa hidup dikalangan masyarakat yang luas dan bisa memahami satu sama lain.Belajar memahami kepribadian orang lain sampai menebak apa yang akan terjadi esok.

Seperti air terjun yang mengalir deras, begitu pula dengan pesan singkatmu.Mengalir seolah tak berfikir apa yang bisa terjadi nantinya.Terasa sakit jika harus terjun tiba-tiba atau bahagia dalam kejernihan air alam.Semua bisa terjadi, lebih dariitu.Kamu seolah memaksaku untuk ikut kedalam duniamu.Aku tetap mengikuti itu, walaupun aku harus bahagia dalam ruangan sempit, yang terisi ratusan hari dan kenangan bersamanya.Menyesakkan memang, tapi aku hanya bisa diam dalam hening.

Kau tak bisa berbuat lebih padaku , begitu pula aku.Aku seperti minyak dalam air, tak mungkin kita bersatu tanpa berfikir umur dan perasaan.Tanah tak pernah merasa keberatan kalau harus menerima banyak air, aku akan  legowo jika harus ikut kedalam duniamu atau terus berbicara hal yang sama denganmu.

Aku harap kamu nggak seperti halnya lelaki yang aku kenal diprovinsi tetangga.


Minggu, 21 Juli 2013

Jodoh Pasti Bertemu

Diposting oleh kheptin di 03.00 0 komentar
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Jika aku (jika aku) bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu
(jika aku bukan jalanmu)
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Jumat, 21 Juni 2013

Lumpuhkanlah Ingatanku

Diposting oleh kheptin di 01.30 0 komentar
Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Bertanya, cobalah bertanya pada semua
Di sini ku coba untuk bertahan
Ungkapkan semua yang ku rasakan

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku

Selasa, 18 Juni 2013

Hukum Alam

Diposting oleh kheptin di 23.27 0 komentar

Siapa yang berkuasa
Itu yang berhak atas semua;
dari membuat permainan;
peraturan permainan; sampai strategi kecurangan atas semuanya
itu semua hukum alam?

Yang Mega yang bernama
Yang buta tak ternama
Sebenarnya,
Kau tak ada apa-apanya dibandingkan aku
apalagi oleh-Nya
Karena kerasmu menutupi kelemahanmu
dan
Kedudukanmu membutakan cakrawalamu

Cinta,
Manusia menyatu dengan cinta
Diatas kertas manusia berjanji sehidup semati
Tak berjodoh?
Mungkin layaknya kita,
Yang melanggar hukum alam diatas suatu kertas perjanjian
Akhirnya putus jugaa
Kita memang tak bisa melanggar hukum alam

Perbedaan,
Atmosfer yang berbeda diantara lapisannya
Di tempurung, kita seakan bebas
Di alam, sebenarnya kita terkurung

Apakah kita benar-benar bisa menghukum ‘hukum alam’?
Apakah keyakinan bisa membawa kita pada hukum baru?
Haruskah kita bersatu diatas permainan yang kita buat sendiri lalu mencuranginya dengan cinta diatas perbedaan?

laki-laki dipersimpangan

Diposting oleh kheptin di 01.36 0 komentar

Angin sore berhembus tajam,
menggugurkan dedaunan yang sempat hinggap dipepohonan
Satu per satu daunpun jatuh, menapakkannya diatas jalanan
Bayangmupun ikut jatuh bersama dedaunan
Kamu. Seperti angin, tak bersalah menggugurkan setiap perhatian
setiap rasa bahkan setiap peraduan
Kau anggap semua tak berdaya, hingga jatuh ke daratan
Tetapi, daun tak pernah menyalahkan angin, yang selalu menemani angan.

Aku terus berjalan,
Setiap tapakan aku berharap, ada seorang disana
Seseorang yang bisa membuatku bangkit dari kejenuhan
Sekarang, sampailah aku dipersimpangan, yang menyepatka
yang membutuhkan penuh akomodasi pada mata

Aku hanya bisa duduk dibawah pohon rindang,
Pohon yang membawaku pada pertemuan
Pertemuan itu membuatku berkesan pada jumpa pertama
Kita larut dalam percakapan yang begitu menyejukkan
Aku terbuai dibalik persimpangan yang menyepatkan

Sejak saat itu,
Hari-hariku terasa lebih bercorak, 
Kau bisa memberi warna disetiap kelabuku
Kau penghadir tawa disetiap jenuh
Kau irama disetiap aliran darah
Kau.Hanya kamu
yang bisa membuatku bahagia 
mungkin sebelum datangnya tangis,

Bahagia bisa bertemu denganmu
 Bahagia bisa mengenalmu...
Trimakasih untuk angin sore hari ini :)  
 Aku berharap kau tak akan menjadi angin
dan akan selalu menjadi pewarna disetiap hari-hari kita
Esok, jika kita berakhir pada kisah indah .



 

m e n t a r y ✿ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos