Sabtu, 18 Oktober 2014

Roman Wanita

Diposting oleh kheptin di 02.38 0 komentar
Tubuhmu
Mulut yang menyaut
Bibir yang mencibir
Mata yang  berkaca
Rambut yang berkabut

                     Raut Wajahmu
                     Seolah adil namun tak adil
                     Seolah donatur tapi pengatur
                     Seperti hutan kau adalah akar
                     Seperti api kau adalah bara

Tubuh dan romanmu hidup dalam nafas rintihan

Rabu, 17 September 2014

Mozaik Bernyawa

Diposting oleh kheptin di 07.14 0 komentar

     Bermimpi,
karena kita terlelap
     Berkhayal,
karena kita melihat
     Tertawa,
hanya karena berkata
     Terdiam,
hanya karena kalap
     Bersedih,
hanya saat tersesat
     Berlari,
hanya saat bernyawa
     Hidup,
bagai sebuah mozaik
      dan
     Mati,
adalah hidupku

Sabtu, 06 September 2014

Mengikis Perih Secara Tragis

Diposting oleh kheptin di 06.14 0 komentar
Diantara asap kelabu putih
aku masih tetap tertunduk perih
Berharap sebutir beras bersih
Yang sedang dibertih
Ku tetap meratap sedih dalam lamunan tak beralih

Berdoa penuh permintaan
Penuh kata dan rintihan
Berharap beragam limpahan 
Dari kuasa Tuhan

Tetapi hidupku masih perih tak beralih

Ku coba sekarang
Diantara tangis-tangis tragis manusia-manusiaNya
Aku masih bersimpuh perih
Lara juga semakin meluka
Ditampahinya nafasku ini yang hampir letih
Tak kuat lagi menahan hidup dari-Nya

Air mata semakin mengalir
Bibir masih mahir
Mengucap doa penuh sihir

Tetapi kini hidupku semakin perih, malah bertambah tragis

Selanjutnya
Nafas mencoba mencekik leher
Seakan berkata angka dosa ini
Yang perlahan mengikis raga
Yang perlahan menarik senja 
Dari dalam kelopak mata
Kemudian ditutup semuanya 
Akupun Bahagia
                         
Sekarang hidupku sudah mengikis perih walaupun secara tragis.

Senin, 23 Juni 2014

Lelaki Kiriman Tuhan

Diposting oleh kheptin di 23.11 0 komentar


Jalan setapak seoalah memberiku rambu
Rambu-rambu yang menunjukkan harus kemana aku pergi
Aku pun tak bisa menolak jika hanya itu salah satu jalan
Jalan keluar dari semua kejenuhan
Aku berharap jalan keluar dari Tuhan untuuku adalah
Sosok yang bisa menemaniku;walaupun masih misterius
Yang pasti yang sering aku rasakan disetiap jalan setapak
Buatan Tuhan untukku  adalah
Aku bisa melihat hijaunya pemandangan indah disekelilingnya
Aku merasa damai, tak ada setetes pun air mata
Walaupun ada, itu pasti karenanya
Sesekali aku memejamkan mata
merasakan angin disetiap lariannya
Sesekali aku juga bernafas sangat dalam
Merasakan segarnya udara

Aku terus berjalan menyusuri setiap tapakan
Akhirnya akuupun terhenti
Pada sebuah bukit kecil
Disana aku menemuimu lelaki
Lelaki baik berparas tampan
Dan kemudian kita berbicara banyak hal
 Kau hampir membuatku terbuai dalam pelukan
Tuhan, Kau baik hati;kataku dalam hati.

Akupun bertanya-tanya dalam hati

"Tuhan, apakah dia sosok yang kau kirim?"

“Lelaki ini akan menemanimu” jawab Tuhan

dengan hujan yang seketika turun.

The Hardest Day - The Corrs feat Alejandro Sanz

Diposting oleh kheptin di 22.58 0 komentar
One more day, one last look
Before I leave it all behind
And play the role that's meant for us
That said we'd say goodbye

One more night (one more night) by your side (by your side)
Where our dreams collide
And all we have is everything
And there's no pain there's no hurt
There's no wrong it's all right

If I promise to believe will you believe
That there's nowhere that we'd rather be
Nowhere describes where we are
I?ve no choice, I love you
Leave, love you wave goodbye

And all I ever wanted was to stay (all I ever wanted was to stay)
And nothing in this world?s gonna change, change

Never wanna wake up from this night
Never (never) wanna leave this moment
Waiting for you only, only you
Never gonna forget every single thing you do
When loving you is my finest hour
Leaving you, the hardest day of my life
The hardest day of my life

I still breathe (I still breathe), I still eat (I still eat)
And the sun it shines the same as it did yesterday
But there's no warmth, no light
I feel empty inside

But I never will regret a single day
I know it isn't going to go away
What I'm feeling (I'm feeling) for you
I will always love you
Leave, love you wave goodbye (love you wave goodbye)

And all, and all I ever wanted was to stay (all I ever wanted was to stay)
Nothing (nothing) in this world's gonna change...

Never wanna wake up from this night
Never (never) wanna leave this moment
Waiting for you only, only you
Never gonna forget every single thing you do
When loving you is my finest hour
I never knew I'd ever feel this way
I feel for you...

Never wanna wake up (I feel for you, I feel for you) from this night
Never (never, never) wanna leave this moment
Wainting for you only, only you
Never gonna forget (never gonna forget) every single thing you do
When loving you is my finest hour
Leaving you, the hardest day of my life...
Never wanna wake up from this night

Doaku

Diposting oleh kheptin di 22.33 0 komentar
Mencium, Memeluk
Itu adalah sebuah tindakan
Yang tak bisa kau lakukan sendiri
Namun, kini aku hadir disisimu Mentary
Sosok bayangan berwujud pria
Yang kelak menjadi sosok Nur
Bayangan ini tidak mengharapkan untuk bisa
memeluk dan menciummu saja
Tapi sosok ini hanya ingin bisa menghadirkan
guratan senyum indahh, lewat kehadirannya
Di samping Mentary
Yang bisa memberi kehangatan dan semangat
Untuk sosok bayangan disampingmu Mentary
Dan Bayangan ini
Bisa menghadirkan
Senyum dan hangat kasih sayang
Untukmu Mentary
Baik dalam wujudku;
Bayangan atau Nur

Lantunan Doa Sang Bayangan

Semarang, 15/06/2014
thanks for always support me :*


Ciuman ini...

Diposting oleh kheptin di 22.01 0 komentar
Sayang,

Sosokmu yang anggun itu
Tak perlu bersedih
Karna aku yakin
Segala sesuatu yang kau lakukan
Semuanya berarti, tidak ada yang tidak
Jangan takut, janganlah pernah takut lagi
Karena sosokku ini selalu ada dihatimu
Dan semoga ciumanku ini,
Bisa membebaskanm kegusaranmu
Bukan ciuman bersifat fisik
Tapi ia berwujud kasih sayangku
Perhatianku...
Tulisanku...
Dan ini...

Aku sayang kamu , mumu :) :*

Bersama angin & mimpi


"Boo"

12/04/2014
10:16
thanks boo :*

Untukmu Sang Dewi

Diposting oleh kheptin di 21.33 0 komentar
Kau bimbang dalam hati dewi
Itulah yang kurasakan, sebagai sosok yang menemani Dewi;Antasena
Kau bimbang apakah kegemaranmu ini terkadang membuatmu sedih

Ijinkan aku menjawab

"Tidak Dewi.Semua yang telah kau lakukan pastilah muncul dari dalam sanubarimu paling dalam.Tidak ada yang percuma dari karya yang telah kau tuliskan.Ku pernah berucap  "Goresan tanganmu itu bukanlah karya sembarang.Syukurilah seni yang kau kuasai Dewi.Aku dan Kau adalah seniman.Hanya saja kita berbeda wadah.Kau diatas lapangan.Tapi ku menyadari keterbatasan kita dalam menggeluti seni kita, pastilah menghasilkan karya yang indah""

Dan kusadari , sosok bayangan inilah yang semoga membuat Dewi untuk tetap berkarya.


9/04/2014
12:17
thanks for my boo :*

Sabtu, 10 Mei 2014

Mata Anak Panah

Diposting oleh kheptin di 21.16 0 komentar

Kau tak lagi orang baru dihidupku
Tetapi kau yang sering membuat ku ragu 
Ketika tajamnya besi dapat menahan semua pikiranku
Membuat semua seolah menjauh dan akan kembali menjadi abu

Datang untuk memberi tetapi pergi untuk menerima

Kau tak mengerti yang sebenarnya,
Dan setajam apa mata panahmu itu
Kau akan mengasahnya,
Dikala mata panah mulai tumpul
Kau rela lakukan semua
Demi sehela nafas yang tak lagi bernafas

Secara tak kasat mata, kau bahagia
karena mata panahmu berhasil, 
berhasil menyita keindahan dunia dari yang tak berdosa

Tetapi tahukah kau apa yang akan selalu hadir selanjutnya?
Yang selalu hadir hanya tangis dalam mata;panah
Kau tak mengerti, siapa yang selalu bersentuhan dengan nyawa?
Kau tak mengerti, apa yang dirasakan bila tak bisa lagi untuk meminta maaf?
Bahkan,
Apakah kau tak mengerti bila rasanya hidup seperti anak panah?
Selalu diasah penuh kasih sayang, untuk menyita kasih sayang

Semua fatamorgana yang sulit untuk menjadi tak semu

Anggap saja semua benda didunia ini hidup
Dan hanya imajinasi dan hati yang dapat berbicara

 

m e n t a r y ✿ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos