Sabtu, 06 September 2014

Mengikis Perih Secara Tragis

Diposting oleh kheptin di 06.14
Diantara asap kelabu putih
aku masih tetap tertunduk perih
Berharap sebutir beras bersih
Yang sedang dibertih
Ku tetap meratap sedih dalam lamunan tak beralih

Berdoa penuh permintaan
Penuh kata dan rintihan
Berharap beragam limpahan 
Dari kuasa Tuhan

Tetapi hidupku masih perih tak beralih

Ku coba sekarang
Diantara tangis-tangis tragis manusia-manusiaNya
Aku masih bersimpuh perih
Lara juga semakin meluka
Ditampahinya nafasku ini yang hampir letih
Tak kuat lagi menahan hidup dari-Nya

Air mata semakin mengalir
Bibir masih mahir
Mengucap doa penuh sihir

Tetapi kini hidupku semakin perih, malah bertambah tragis

Selanjutnya
Nafas mencoba mencekik leher
Seakan berkata angka dosa ini
Yang perlahan mengikis raga
Yang perlahan menarik senja 
Dari dalam kelopak mata
Kemudian ditutup semuanya 
Akupun Bahagia
                         
Sekarang hidupku sudah mengikis perih walaupun secara tragis.

0 komentar:

Posting Komentar

 

m e n t a r y ✿ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos