Entah dari mana harus aku tulis, yg terpenting ini karenanya.Karena cinta
yang harus berani, berani meninggalkan atau ditinggalkan.Cinta kali
ini rumit, serumit menaiki jalan menuju puncak gunung.Saat akan menuju
puncak, harus melawati tanjakan yang sangant berat.Dan melewati
tikungan, yang kita nggak bisa tau ada apa dibalik tikungan itu, bisa
jadi disitulah kita berhenti untuk mengejar cita.
Sekarang harus bisa memilih.Kali ini matahari harus benar-benar mengalah, mengalah dari siapapun termasuk para bintang yang mengelilingi bumi.Malam.Bintangpun harus waspada, bila tiba-tiba rembulan menggusurnya secara perlahan sehingga hanya ada langit dan bulan saja diangkasa.Dimana keadilan alam? apa ada seleksi alam disini?.Semua omong kosong.Bagaimana aku bisa membahagiakan diri sendiri kalau aku bisa membahagiakannya?.Tenanglah, seluruh planet pasti akan tetap pada orbitnya ,jawab bumi.Semua butuh waktu yang lama untuk mencapai kembali ke titik awal.Lama tetapi hasilnya menyenangkan lebih baik drpd cepat tapi dengan yang tidak baik nantinya.Kemana Cita akan berlabuh kalau tidak ada cinta sebagai transportasi??
Sekarang harus bisa memilih.Kali ini matahari harus benar-benar mengalah, mengalah dari siapapun termasuk para bintang yang mengelilingi bumi.Malam.Bintangpun harus waspada, bila tiba-tiba rembulan menggusurnya secara perlahan sehingga hanya ada langit dan bulan saja diangkasa.Dimana keadilan alam? apa ada seleksi alam disini?.Semua omong kosong.Bagaimana aku bisa membahagiakan diri sendiri kalau aku bisa membahagiakannya?.Tenanglah, seluruh planet pasti akan tetap pada orbitnya ,jawab bumi.Semua butuh waktu yang lama untuk mencapai kembali ke titik awal.Lama tetapi hasilnya menyenangkan lebih baik drpd cepat tapi dengan yang tidak baik nantinya.Kemana Cita akan berlabuh kalau tidak ada cinta sebagai transportasi??
0 komentar:
Posting Komentar