Hujan,
Mataharilah yang melakukan
Hingga awan tak mampu lagi membendung
perasaan
Tetesan demi tetesan turun dari
ketinggian
Membuat secercah bayangan
Aku lihat dari balik jendela kamar
Perlahan air menempatkan dirinya
Tanah menjadi tempat utamanya
Disetiap cekungan airpun menggenang
Mengenang penuh khayalan dan impian
dibalik kekeruhan
Layaknya dia yang menjadi tempat
utamaku
Awalnya..
Katapun terlontar untuk mengawali
sebuah peristiwa
Hingga aku merasakan kejernihan dalam
hati
Dan...
Berbulan-bulan aku bahagia bak
matahari yang bersinar cerah,
Secerah mata ini menatap matanya
Berminggu-minggu aku seperti awan
putih yang gelap,
Tetapi masih lebih gelap saat kau
perlahan menghianatiku
Dan berhari-hari aku layaknya hujan
hari ini,
Menggenangkan air yang penuh dengan
khayalan dan impian
Sampai akhirnya perasaan itu mencapai
pada suatu titik
Titik keberanian yang mengajariku
untuk berani memilih,
memilih antara ditinggalkan atau
meninggalkan
Dan aku memilih untuk meninggalkan
cinta
dibalik kejernihan :)
Dan dibalik hujan hari ini, ada
bayangan
yang mengajakku untuk menulismu
Terimakasih
0 komentar:
Posting Komentar