Siapa yang berkuasa
Itu yang berhak atas semua;
dari membuat permainan;
peraturan permainan; sampai
strategi kecurangan atas semuanya
itu semua hukum alam?
Yang Mega yang bernama
Yang buta tak ternama
Sebenarnya,
Kau tak ada apa-apanya
dibandingkan aku
apalagi oleh-Nya
Karena kerasmu menutupi
kelemahanmu
dan
Kedudukanmu membutakan
cakrawalamu
Cinta,
Manusia menyatu dengan cinta
Diatas kertas manusia
berjanji sehidup semati
Tak berjodoh?
Mungkin layaknya kita,
Yang melanggar hukum alam diatas suatu kertas perjanjian
Yang melanggar hukum alam diatas suatu kertas perjanjian
Akhirnya putus jugaa
Kita memang tak bisa
melanggar hukum alam
Perbedaan,
Atmosfer yang berbeda
diantara lapisannya
Di tempurung, kita seakan
bebas
Di alam, sebenarnya kita
terkurung
Apakah kita benar-benar bisa
menghukum ‘hukum alam’?
Apakah keyakinan bisa
membawa kita pada hukum baru?
Haruskah kita bersatu diatas
permainan yang kita buat sendiri lalu mencuranginya dengan cinta diatas perbedaan?
0 komentar:
Posting Komentar