Angin sore berhembus tajam,
menggugurkan dedaunan yang
sempat hinggap dipepohonan
Satu per satu daunpun jatuh,
menapakkannya diatas jalanan
Bayangmupun ikut jatuh
bersama dedaunan
Kamu. Seperti angin, tak bersalah
menggugurkan setiap perhatian
setiap rasa bahkan setiap
peraduan
Kau anggap semua tak
berdaya, hingga jatuh ke daratan
Tetapi, daun tak pernah
menyalahkan angin, yang selalu menemani angan.
Aku terus berjalan,
Setiap tapakan aku
berharap, ada seorang disana
Seseorang yang bisa membuatku bangkit
dari kejenuhan
Sekarang, sampailah aku dipersimpangan,
yang menyepatka
yang membutuhkan penuh
akomodasi pada mata
Aku hanya bisa duduk dibawah
pohon rindang,
Pohon yang membawaku pada
pertemuan
Pertemuan itu membuatku
berkesan pada jumpa pertama
Kita larut dalam percakapan
yang begitu menyejukkan
Aku terbuai dibalik
persimpangan yang menyepatkan
Sejak saat itu,
Hari-hariku terasa lebih bercorak,
Hari-hariku terasa lebih bercorak,
Kau bisa memberi warna
disetiap kelabuku
Kau penghadir tawa disetiap
jenuh
Kau irama disetiap aliran
darah
Kau.Hanya kamu
yang bisa membuatku bahagia
mungkin sebelum datangnya
tangis,
Bahagia bisa bertemu
denganmu
Bahagia bisa
mengenalmu...
Trimakasih untuk angin sore
hari ini :)
Aku berharap kau tak
akan menjadi angin
dan akan selalu menjadi pewarna disetiap hari-hari kita
dan akan selalu menjadi pewarna disetiap hari-hari kita
Esok, jika kita berakhir
pada kisah indah .
0 komentar:
Posting Komentar